PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
Prinsip pokok yang harus
diperhatikan dalam penggunaan
media pada setiap kegiatan
belajar mengajar adalah bahwa media digunakan dan diarahkan untuk mempermudah
siswa belajar dalam upaya memahami materi pelajaran.
Dengan demikian, penggunaan media harus dipandang dari sudut kebutuhan siswa.
Hal ini perlu ditekankan sebab sering media dipersiapkan hanya dilihat dari
sudut kepentingan guru. Contohnya, oleh karena guru kurang menguasai bahan
pelajaran yang akan diajarkan, maka guru persiapkan media OHT, dan oleh sebab
OHT digunakan untuk kepentingan guru, maka transparansi tidak didesain dengan
menggunakan prinsip-prinsip media pembelajaran, melainkan seluruh pesan yang
ingin disampaikan dituliskan pada transparan hingga menyerupai Koran (Arsandi,
2011: 23)
Hasil
penelitian yang dilakukan oleh Richard E. Mayer (2001) menunjukan bahwa anak
didik kita memiliki potensi belajar yang berbeda-beda. Kini dunia pendidikan
makin maju, dapatkah modalitas belajar siswa yang berbeda-beda ini dibawa dalam
sebuah teknologi Multimedia? Menurut Mayer ada 12 prinsip desain multimedia
pembelajaran yang dapat diterapkan di Pembelajaran. 12 Prinsip Merancang Multimedia Pembelajaran, yaitu :
- Prinsip Multimedia
Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja.
Karena dinamakan multimedia berarti wajib mampu mengkombinasikan berbagai media
(teks, gambar, grafik, audio/narasi, video, animasi, simulasi, dll) menjadi
satu kesatuan yang harmonis. Sebab kalau tidak namanya bukan multimedia tapi
single-media.
- Prinsip Kesinambungan Spasial
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan
dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah. Oleh karena itu,
ketika ada gambar (or sodarenye nyang laen seperti video, animasi, dll) yang
dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan jadi satu kesatuan
dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.
- Prinsip Kesinambungan Waktu
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara
simultan dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya. Nah, ketika
Anda ingin memunculkan suatu gambar dan atau animasi atau yang lain beserta
teks, misalnya, sebaiknya munculkan secara bersamaan alias simultan. Jangan
satu-satu, sebab akan memberikan kesan terpisah atau tidak terkait satu sama
lain. Begitu kata Mayer.
- Prinsip Koherensi
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang
tidak perlu dan tidak relevan tidak digunakan. Nah, ini yang sering terjadi.
Banyak sekali pengembang media mencantumkan sesuatu yang tidak perlu. Mungkin
maksudnya untuk mempercantik tampilan, memperindah suasana atau menarik
perhatian mata. Tapi, menurut Mayer, hal ini sebaiknya dihindari. Cantumkan
saja apa yang perlu dan relevan dengan apa yang disajikan. Jangan macam-macam.
- Prinsip Modalitas Belajar
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari
animasi plus teks pada layar. Jadi, lebih baik animasi atau video plus narasi
daripada sudah ada narasi ditambah pula dengan teks yang panjang. Hal ini,
sangat mengganggu.
- Prinsip Redudansi
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari
animasi, narasi plus teks pada layar (redundan).
Sama dengan prinsip di atas. Jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi
dan gambar/animasi, janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang
panjang.
- Prinsip Personalisasi
Orang belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif
(conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. Lebih baik
menggunakan kata-kata lugas dan enak daripada bahasa teoritis, oleh
karena itu, sebaiknya gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit ber-style.
·
Prinsip Interaktivitas
Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang
dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game,
branching). Sebenarnya,
orang belajar itu tidak selalu linier alias urut satu persatu. Dalam
kenyataannya lebih banyak loncat dari satu hal ke hal lain. Oleh karena itu,
multimedia pembelajaran harus memungkinkan user/pengguna dapat mengendalikan
penggunaan daripada media itu sendiri. dengan kata lain, lebih manipulatif
(dalam arti dapat dikendalikan sendiri oleh user) akan lebih baik. Simulasi,
branching, game, navigasi yang konsisten dan jelas, bahasa yang komunikatif,
dan lain-lain akan memungkinkan tingkat interaktivitas makin tinggi.
- Prinsip Sinyal (cue, highlight, ..)
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight,
penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. Kita bisa memanfaatkan
warna, animasi dan lain-lain untuk menunjukkan penekanan, highlight atau pusat
perhatian (focus of interest). Karena itu kombinasi penggunaan media yang
relevan sangat penting sebagai isyarat atau kata keterangan yag memperkenalkan
sesuatu.
- Prinsip Perbedaan Individu
9 prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang
memiliki modalitas visual tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.
Kombinasi teks dan narasi plus visual berpengaruh kuat bagi mereka yang
memiliki modalitas auditori tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.
Kombinasi teks, visual dan simulasi berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki
modalitas kinestetik tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.
- Prinsip Praktek
Interaksi
adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat
meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang
sedang dipelajari.
- Pengandaian
Menjelaskan materi dengan audio meningkatkan belajar. Siswa belajar lebih
baik dari animasi dan narasi, daripada dari animasi dan teks pada layar.
(dedi, 2013:7)
Prinsip-prinsip pemilihan dan penggunaan media
pembelajaran merujuk pada pertimbangan seorang guru dalam memilih dan
menggunakan media pembelajaran untuk digunakan atau dimanfaatkan dalam kegiatan
belajar-mengajar. Hal ini disebabkan adanya
beraneka ragam media yang dapat digunakan dalam pembelajaran (Nana,
2009:6)
DAFTAR
PUSTAKA
Deni, Arisandi.2011.Prinsip-prinsip
penggunaan media. Jakarta. Raja Grafindo Persada
Sudjana,
Nana dan Ahmad Rivai.2002.Media Pengajaran.Bandung.Sinar Baru Algensindo
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/deni-hardianto-mpd/penerapan-prinsip-desain-multimedia-untuk-pembelajaran.pdf
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/deni-hardianto-mpd/penerapan-prinsip-desain-multimedia-untuk-pembelajaran.pdf
bagaimana mengkombinasikan berbagai media sesuai dengan prinsip multimedia namun harus tetap berdasarkan pada prinsip koherensi?
BalasHapusPrinsip koherensi bisa dipecah menjadi tiga versi yang saling melengkapi :
Hapus(1) pembelajaran siswa terganggu jika kata-kata dan gambar-gambar menarik namun tidak relevan ditambahkan ke presentasi multimedia.
(2) pembelajaran siswa terganggu jika terdapat suara dan music yang menarik namun tidak relevan,
(3) pembelajaran siswa akan meningkat jika kata-kata yang tidak diperlukan disingkirkan dari presentasi multimedia.
Gambar-gambar dan kata-kata yang menarik tapi tidak relevan bisa mengalihkan perhatian siswa dari isi materi yang penting, dan bisa mengganggu proses penataan materi. Dalam penyajian materi melalui multimedia siswa cenderung bisa belajar lebih banyak dan mendalam jika materi disajikan secara lebih ringkas. Oleh karena memori kerja otak pada manusia itu terbatas maka harus difokuskan pada materi yang penting.
sedikit tambahan
BalasHapusPrinsip multimedia berbunyi murid bisa belajar lebih baik dari kata-kata dan gambar-gambar daripada dari kata-kata saja (Mayer, 2009:93). Yang dimaksudkan dengan kata-kata adalah teks tercetak di layar yang dibaca pengguna atau teks ternarasikan yang didengar pengguna melalui speaker atau headset. Yang dimaksudkan dengan gambar adalah ilustrasi statis seperti gambar, diagram, grafik, peta, foto, atau gambar dinamis seperti animasi dan video. Clark & Mayer (2011:70) menggunakan istilah penyajian multimedia untuk menyebut segala penyajian yang berisi kata-kata dan gambar.
Mayer (2009:93) beralasan bahwa saat kata-kata dan gambar-gambar disajikan secara bersamaan, siswa punya kesempatan untuk mengkonstruksi model-model mental verbal dan piktorial dan membangun hubungan di antara keduanya. Sedangkan jika hanya kata-kata yang disajikan, maka siswa hanya mempunyai kesempatan kecil untuk membangun model mental piktorial dan kecil pulalah kemungkinannya untuk membangun hubungan di antara model mental verbal dan piktorial
Bagaimana ciri media pembelajaran yang baik?
BalasHapusSalah satu ciri media pembelajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat mengolah pesan dan respons siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif. Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan lingkungan pembelajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan medianya yang efektif guna menjamin terjadinya pembelajaran.
Hapusjelaskan perbedaan dari prinsip modalitas belajar dan redudansi?
BalasHapusKedua prinsip ini menjelaskan bahwasanya siswa akan belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari animasi ditambah teks pada layar. Hal ini dikarenakan sangat mengganggu konsentrasi siswa dalam melihat animasi/ video yang ditambah teks kembali. Jangan redudansi maksudnya kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, jangan tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusjelaskan beserta contoh tentang prinsip sinyal itu sendiri.
BalasHapusprinsip sinyal ialah Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. Kita bisa memanfaatkan warna, animasi dan lain-lain untuk menunjukkan penekanan, highlight atau pusat perhatian (focus of interest). Karena itu kombinasi penggunaan media yang relevan sangat penting sebagai isyarat atau kata keterangan yag memperkenalkan sesuatu.
Hapusmateri pemeblajaran kimia yang seperti apa yang cocok dengan prinsip koherensi ?jelaskan !
BalasHapusPrinsip koherensi bisa dipecah menjadi tiga versi yang saling melengkapi :
Hapus(1) pembelajaran siswa terganggu jika kata-kata dan gambar-gambar menarik namun tidak relevan ditambahkan ke presentasi multimedia.
(2) pembelajaran siswa terganggu jika terdapat suara dan music yang menarik namun tidak relevan,
(3) pembelajaran siswa akan meningkat jika kata-kata yang tidak diperlukan disingkirkan dari presentasi multimedia.
Gambar-gambar dan kata-kata yang menarik tapi tidak relevan bisa mengalihkan perhatian siswa dari isi materi yang penting, dan bisa mengganggu proses penataan materi. Dalam penyajian materi melalui multimedia siswa cenderung bisa belajar lebih banyak dan mendalam jika materi disajikan secara lebih ringkas. Oleh karena memori kerja otak pada manusia itu terbatas maka harus difokuskan pada materi yang penting.
Pada Prinsip Interaktivitas, Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game, branching). Coba anda jelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut?
BalasHapusya benar, karena dengan kita melakukannya sendiri maka akan banyak indra yang bekerja sehingga akan mudah masuk dalam memori jangka panjang atau dapat diingat dengan mudah, karena menurut teory apabila kita hanya menggunakan 1 indra kita maka pembelajaran yang masuk sebesar 20% maka semakin banyak alat indra yang kita gunakan maka semakin besar materi pembelajaran yang masuk didalam otak kita
Hapusmenurut anda multimedia yang seperti apa yang cocok untuk materi stoikiometri ?
BalasHapussemua media cocok digunakan aslkan media tersebut dapat menarik minat siswa seperti unik ataupun menyenangkan, sehingga alangkah baiknya apabila kita menggunakn bukan hanya satu media saja namun juga multi media sehingga dapat memaksimalkan pembelajaran stoikiometri tersebut
HapusApakah prinsip-prinsip ini harus berjalan seluruhnya?
BalasHapusiya, karena menurut saya prinsip-prinsip itu mempunyai keterkaitan satu sama lain yang apabila kita tinggalkan akan membuat suatu multimedia tersebut tidak berfungsi secara efektif
HapusCoba anda sebutkan keuntungan penggunaan media dalam pembelajaran!
BalasHapusadapun keuntungan menggunakan media yaitu
Hapus1. praktis
2. efektif
3. hemat
4. dapat meningkatkan kreatifitas
jelaskan prinsip apa yang paling penting dalam multimedia pembelajaran?
BalasHapusmenurut saya prinsip-prinsip tersebut sama pentingnya, karena memang prinsip tersebut mempunyai keterkaitan satu sama lain yang apabila kita tinggalkan akan membuat suatu multimedia tersebut tidak berfungsi secara efektif
HapusMengapa pada prinsip redudansi, jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang panjang?
BalasHapuskarena menurut prinsip redudansi apabila telah terdapat gambar disana lalu trdapat pula teks yang panjang maka akan mengganggu konsentrasi atau mengganggu fokus kerja dari indra mata sehingga membuat pembelajaran tersebut tidak efektif. hal ini dapat mengakibatkan informasi sulit masuk ke memori kerja yang selanjutnya akan terbuang sia-sia
Hapusbisakah anda menjelaskan perbedaan Prinsip Kesinambungan Spasial dengan Prinsip kesinambungan waktu dengan contoh?
BalasHapusJelaskan lebih rinci mengenai prinsip redudansi beserta coontoh!
BalasHapuscontoh disitu terlihat suatu animasi yang sedang memperagakan praktikum dan disitu pula terdapat teks yang panjang mengenai penjelasan, maka disitu fokus mata akan terbagi menjadi yaitu untuk memperhatikan gambar dan juga untuk membaca. agar lebih baiknya digunakan animasi yang memperagakan suatu materi yang dibarengi dengan audia sehingga alat pendengaran kita juga akan bekerja dan memaksimalkan pembelajaran
HapusMengapa dengan menggunakan media kita dapat memproses informasi lebih
BalasHapusBaik dari pada tidak menggunakan multimedia ?
karena dengan media pembelajaran tersebut dapat di gambarkan dengan baik melalui fitur-fiturnya, sehingga dapat membuat pembelajaran menjadi efektif
HapusApa contoh media yang dapat digunakan berdasarkan prinsip perbedaan individu?
BalasHapuskita dapat menggunakan alat peraga sehingga disitu setiap individu yang berbeda beda akan mencob alat peraga tersebut dengan cara mereka sendiri-sendiri namun tetap dengan pengarahan dan pengawasan guru
Hapusadakah prinsip yang mendasar dan sesuai dengan sebuah pembelajaran kimia?
BalasHapusmenurut saya prinsip-prinsip tersebut sama pentingnya, karena memang prinsip tersebut mempunyai keterkaitan satu sama lain yang apabila kita tinggalkan akan membuat suatu multimedia tersebut tidak berfungsi secara efektif
HapusApa yang terjadi apabila salah satu prinsip tersebut tidak berjalan dengan baik?
BalasHapusmenurut saya prinsip-prinsip itu mempunyai keterkaitan satu sama lain yang apabila kita tinggalkan akan membuat suatu multimedia tersebut tidak berfungsi secara efektif
HapusSedikit menambahkan
BalasHapusPemilihan media pembelajaran oleh guru dalam pembelajaran berbasis
kompetensi membaca puisi juga harus berpedornan pada prinsip-prinsip pemilihan
media yang dilatari oleh sejumlah faktor di atas. Pemilihan media pembelajaran
dalam proses belajar mengajar harus disesuaikan dengan tujuan instruksional
membaca puisi yang akan dicapai, isi materi pelajaran pembelajaran membaca puisi,
metode mengajar yang akan digunakan, dan karakteristik siswa. Sehubungan
dengan karakteristik siswa, guru harus memiliki pengetahuan tentang kemampuan
intelektual siswa usia SMA, agar guru dapat memilih media yang benar-benar sesuai
dengan siswa yang belajar. Ketepatan dalam pemilihan media akan dapat
meningkatkan mutu proses belajar mengajar membaca puisi sehingga guru dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa.
Sedangkan menurut Sanjaya (2008) ada 5 prinsip yang harus diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran, antara lain:
1. Pemilihan media harus sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
2. Pemilihan media harus berdasarkan konsep yang jelas.
3. Pemilihan media harus sesuai dengan karakteristik siswa.
4. Pemilihan media harus sesuai dengan gaya belajar siswa serta gaya dan kemampuan guru.
5. Pemilihan media harus sesuai dengan kondisi lingkungan, fasilitas, dan waktu yang tersedia untuk kebutuhan pembelajaran.
.jelaskan jika dalam pembelajaran kesiapan dan motivasi tidak ada di diri pelajar?apa yang dapat ditimbulkan?
BalasHapus